Yah... Yang di atas itu adalah foto dari salah satu anak palestina. Dengan melihatnya saja, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa dia sedang menangis. Tapi telaah lagi apa yang sedang dia tangisi, dia kelaparan? Bukan!! Dia disakiti temannya?? Bukan!! Tapi mungkin malah dia menangis karena melihat temannya disakiti oleh para komplotan Israel. Atau bahkan dia melihat keluarganya yang disakiti?? Mungkin -_-
Bagi anak palestina seperti dia, mungkin hal biasa melihat seseorang mati dengan keadaan yang menggenaskan di depan matanya. Tidak seperti pada normalnya, jika ada seorang anak yang melihat seseorang mati di depan matanya akan langsung di bawa ke psikiater karena takut terjadi apa-apa dengan psikologisnya. Tapi di palestina, orangtua mereka tidak mementingkan hal itu. Di pikiran mereka hanya memikirkan bagaimana cara mempertahankan hidup ditanah yang sudah dari dulu mereka pertahankan dari tangan israel yang jelas-jelas israel merebutnya dengan cara sadis. Padahal ceritanya sudah jelas, tanah palestina itu milik sah atas orang-orang kanaan atau orang asli dari palestina, bukan milik israel. Dan dalam Al-Qur'an pun sangat jelas, bahwa tanah palestina haram bagi kaum israel. Pernyataan tersebut ada dalam Surat Al-Maidah ayat 21-26.
Maklum saja, anak-anak kecil di sana sudah biasa menggunakan alat-alat perang. Mereka sudah diajarkan baaimana cara mempertahankan hidup dari musuh. Seperti sebuah pernyataan yang dikutip dari ( http://www.thecrowdvoice.com/ ) " Sejumlah anak Palestina berbaris dan latihan fisik lainnya serta latihan menembak ala militer saat mengikuti latihan perang bersama Hamas di sebuah kamp pelatihan di Kota Gaza, Palestina.(10/6) "
Sungguh ironis kan? Yang seharusnya anak-anak seperti mereka mendapatkan pendidikan yang sesuai dan gaya hidup yang sesuai tanpa kekerasan, tapi mereka malah hidup dengan bayang-bayang kekerasan di benak mereka. Hiduplah yang mengajarkan mereka untuk lebih keras menjalaninya. Karena itu semua demi kehidupan bangsa mereka, dan demi saudara-saudara mereka. Sekarang bedakan dengan ini :
Mereka yang diatas itu adalah sekumpulan anak-anak bangsa kita " Indonesia " yang katanya sedang mempertahankan kehormatan sekolahnya dari sekolah yang mereka anggap sebagai musuh. Sama-sama ironis kan? Tapi bedanya, pertahanan mereka itu hanya untuk keegoisan mereka sendiri. Mereka tidak mempunyai motif mulia didalamnya. Padahal mereka ini sudah diberikan pendidikan yang cukup, bahkan mereka diberikan gaya hidup yang sesuai oleh kedua orangtuanya. Tapi sayang mereka mengajarkan kekerasan pada hidup mereka sendiri. Sampai-sampai demi kehormatannya, mereka berani mati. Kehormatan apa?? Kehormatan yang tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kehormatan yang sedang dipertahankan anak-anak palestina.
Jika aku adalah seorang presiden, aku akan menegakkan hukum " Jika ada anak sekolah yang ketahuan tawuran, akan diberikan hadiah berupa jalan-jalan ke palestina secara gratis. Dengan peraturan mereka harus melakukan hal yang sama ( tawuran ) namun dengan musuh yang jelas, yaitu Israel " Kalaupun mereka mati disana, setidaknya mati dijalan Allah itu adalah perbuatan yang sangat mulia bukan?
Seharusnya kita renungkan ini semua. Kita tidak tahu, bagaimana keadaan anak-anak palestina yang difoto tadi. Mereka masih hidup?? Atau sebaliknya?? Kita tidak pernah tahu nasib mereka di sana. Tapi ada satu hal yang pasti, mereka calon penghuni surga :)
Kalau kalian mampu untuk pergi ke palestina, pergilah!! Daripada kalian tawuran tidak jelas, hanya menumpuk dosa dan menyakiti orang lain yang jelas-jelas sudah salah jalan. Kalian yang hobinya tawuran, yang jelas-jelas dalam tawuran itu nyawa kalian terancam, hentikanlah!! Pergilah kalian ke tanah palestina, nyawa kalian akan sangat berguna di sana. Bagaimana??
Jika kalian ternyata tidak mampu untuk melakukannya, hentikanlah hobi kalian itu.Dan berdo'alah dengan tulus untuk palestina :) Do'a kalianpun sangat berharga bagi mereka.
Ayo kita sama-sama menengadahkan tangan untuk berdo'a.. Pray For Gaza :)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama :
Alamat fb :